KULINER BATAM

Gonggong Ala Batam dan Segala Keunggulannya, Ketahui Juga Asal Usul Kuliner Ini

Gonggong merupakan olahan seafood yang sangat populer di Batam. Siput laut bercangkang putih kecokelatan yang jadi makanan khas Kepulauan Riau

Editor: filemon halawa
ist
ilustrasi makanan Gonggong 

TRIBUNBATAM.id - Mungkin bagi kamu yang tinggal di Batam, jenis kuliner Batam Gonggong  mungkin hal tak asing. Namun bagaimana kamu yang baru ke Batam?

Mungkin penasaran seperti apa kuliner Batam Gonggong. Salah satu kuliner Batam yang wajib dicoba wisatawan adalah gonggong.

Gonggong merupakan olahan seafood yang sangat populer di Batam. Siput laut bercangkang putih kecokelatan yang jadi makanan khas Kepulauan Riau ini banyak disajikan di restoran seafood.

Baca juga: Suka Makanan ala Italia? Kunjungi 3 Restoran Ini di Batam

Memiliki nama latinLaevistrombus canarium, siput ini sangat mudah ditemukan di hampir seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Gonggong umumnya disajikan dengan sangat sederhana. Siput laut bercitarasa gurih ini cukup dimasak dengan cara direbus.

Sebagai teman menyantap, disajikan pula sambal khusus yang bisa digunakan sebagai cocolan. Karena gonggong memiliki cangkang, sedikit diperlukan usaha untuk bisa menyantapnya.

Biasanya, orang makan gonggong dengan mengeluarkan isinya menggunakan tusuk gigi. Setelah berhasil keluar, barulah dicocol dengan sambal yang pedas gurih.

Baca juga: Kuliner Warung Nakus di Batam Tawarkan Cita Rasa Nusantara

Hewan laut yang termasuk dalam famili molusca ini memiliki daging yang sangat lembut dan kenyal, sehingga tidak perlu waktu lama untuk memasaknya. Di wilayah Kepulauan Riau, gonggong banyak ditemukan di perairan Desa Lobam, Tanjung Uban, Pulau Bintan dan Batam.

Saat air surut, warga pesisir pantai biasanya mencari gonggong hingga ke tengah laut dengan berjalan kaki. Menurutsejumlah sumber, kandungan gizi gonggong sangat tinggi, bahkan sebagian orang percaya makanan gonggong ini mampu merasang pertumbuhan hormon, serta meningkatkan vitalitas.

Hingga saat ini, gonggong sudah terkenal hingga ke Malaysia, Singapura, Korea, Thailand, hingga India. Hampir semua wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang ke Batam pasti menyempatkan diri untuk mencicipi hidangan satu ini.

Saking populernya hewan ini di Kepulauan Riau, Gonggong bahkan dijadikan ikon kota Tanjungpinang yang merupakan ibukota kepulauan Riau.

Baca juga: Sempat Rehat, Skae Restaurant & Bar Batam Kembali Hadir dengan Nuansa Cita Rasa Khasnya

Asal usul gonggong

Melansir berbagai sumber, sebutan gonggong berasal dari orang Hokkien yang datang dari Tiongkok sekitar tahun 1960-an. Saat itu, di sejumlah pesisir pantai, khususnya pantai Tanjungpinang, ada beting yang muncul saat air laut sedang surut.

Beting atau timbunan pasir berlumpur tersebut berada di antara Pelantar 3 dan Pulau Bayan. Di beting itulah terdapat banyak gonggong.

Mereka, orang Hokkien yang baru pertama melihat gonggong lantas mencoba untuk memakannya. Karena belum pernah menjumpainya, mereka asal saja menyebutnya gong.

Dalam bahasa Hokkien, gong artinya bodoh. Mereka menyebutnya bodoh lantaran saat diambil dari pasir atau lumpur, gonggong tetap diam saja tak bergerak.

Baca juga: 9 Kejadian Paling Mengejutkan yang Ditemukan Pramugari Selama Bertugas di Pesawat

Setelah warga Tionghoa tempatan ikut menyukai makanan baru itu, nama gonggong pun mulai dikenal di sekitar Pelantar 3. Kemudian berkembang semakin luas ketika warga Tanjungpinang lainturut gemar menyantapnya.(*)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS, klik di sini

Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul Mencicipi Lezatnya Gonggong, Kuliner Populer di Batam yang Berupa Siput Laut

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved