PANTUN MELAYU

Ternyata Ini Alasan UNESCO Tetapkan Pantun Sebagai Warisan Dunia Takbenda

pantun melayu dari buku kumpulan pantun melayu karya mantan Walikota Batam 2006-2016 Ahmad Dahlan. Buku yang diterbitkan penerbit Koekoesan 2011

Penulis: filemon halawa
Editor: filemon halawa
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Seorang karyawati di Batam, Provinsi Kepri sedang memperlihatkan buku kumpulan pantun karya Ahmad Dahlan 

Bila Al-Qur’an dijadikan pedoman

Hidup selamat dunia akhirat

Mendayung sampan di pagi hari

Didayung mari menyusur kali

Makna al-Qur’an kita hayati

Menggugah diri ingat Ilahi

Dengan takzim memohon doa

Doa dikabulkan janganlah sombong

Amalkan al Qur’an sepanjang usia

Dalam masyarakat tolong-menolong

Ke kebun sayur selepas subuh

Ambillah nenas bawa ke pekan

Habluminallah terus diperkukuh

Habluminannas mari tingkatkan. (*)

Dan masih ribuan bait pantun karya Ahmad Dahlan lain. Tunggu pada sesi berikutnya.

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS, klik di sini

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved