KULINER NUSANTARA

Ayam Goreng ala Korea Bikin Sensasi Mendunia

ayam dimasak dengan resep tradisional seperti samgye-tang (sup ayam ginseng). Barulah pada era pasca Perang Korea pada tahun 1950-an

Editor: filemon halawa
IXABAY/Brandon Oh via Kompas.com
Chimaek, salah satu makanan populer di Korea Selatan yang mendunia berkat drama Korea. 

TRIBUNBATAM.id - Ayam goreng ala Korea dengan segelas bir sudah menjadi salah satu makanan yang umum dimakan di Negeri Ginseng.

Namun, ayam goreng tepung yang asalnya dari dunia bagian Barat terkenal bisa masuk ke Korea Selatan dan memiliki kekhasannya sendiri?

Penggemar drama korea (drakor) apakah juga tahu kuliner apa yang sedang populer di Korea Selatan. Hampir di seluruh negeri gingseng itu, kuliner ini sangat digemari publik di sana meski bukan menjadi kuliner asli negara.

Baca juga: Robby Kurniawan : Milenial Berkewajiban Mempromosikan Wisata-wisata Lokal Yang Ada di Bintan

Makanan ini bahkan kerap muncul dalam drakor. Adalah chimaek atau kepanjangan dari chicken maekju. Bersumber dari 10mag.com dan smithsonianmag.com, ini kisah bagaimana chimaek populer di Korea Selatan.

Awal Mula Masuknya Ayam

Dahulu ayam dimasak dengan resep tradisional seperti samgye-tang (sup ayam ginseng). Barulah pada era pasca Perang Korea pada tahun 1950-an, ayam goreng hadir di Korea Selatan. Tentara Amerika yang mengenalkan ayam goreng tepung ke Korea Selatan.

Mereka bertugas di Korea seperti di Kota Osan, Seoul dan Pyeongtaek. Para tentara menyantapnya untuk merayakan Thanksgiving.

Thanksgiving identik dengan menyantap kalkun. Karena tidak ada kalkun di Korea, maka perayaan digantikan ayam goreng. Ayam goreng tepung itu juga dibagikan ke tentara Korea.

Baca juga: 9 Kejadian Paling Mengejutkan yang Ditemukan Pramugari Selama Bertugas di Pesawat

Orang Korea menyukai ayam tersebut. Seorang pengemudi tank Korea menyebutnya 'rasa surga'. Hal ini disetujui oleh sebagian besar orang Korea. Pada tahun 1960-an dan 1970-an, restoran ayam rotisserie bergaya Barat menjadi populer di daerah perkotaan.

Pada 1960-an munculnya istilah "ayam kantong kuning". Saat hari gajian, para ayah membawa pulang ayam rotisserie dalam tas kuning untuk dibagikan dengan keluarga mereka.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved