WISATA BATAM

Miliki Spot Foto Indah dan Gratis, Begini Sensasi Liburan ke Batu Tompak Tige Anambas

Berlokasi di ujung jalan Selayang Pandang, Batu Tompak Tige menjadi ikon Kota Tarempa. Begini sensasi liburan di Batu Tompak Tige Anambas.

Editor: Putri Larasati
TribunBatam.id/Rahmatika
Pemandangan Batu Tompak Tige di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (16/8/2020). 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri) dikenal memiliki beragam destinasi wisata menarik, termasuk di Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepulauan Anambas terkenal memiliki keindahan alam bawah laut yang luar biasa.

Kecamatan Siantan di Anambas, menawarkan spot foto menarik untuk wisatawan yang ingin mengabadikan momen liburannya.

Berlokasi di ujung jalan Selayang Pandang, Batu Tompak Tige menjadi ikon Kota Tarempa.

Batu Tompak Tige terdiri dari batu yang bersusun tiga menjulang ke atas.

Anda tidak butuh waktu lama untuk bisa ke lokasi Batu Tompak Tige ini.

Baca juga: INFO Cuaca, Tarempa Anambas Diguyur Hujan Pagi Ini, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada

Dengan waktu tempuh 5 sampai 10 menit menggunakan sepeda motor, kamu bisa samoai di objek wisata di Anambas ini.

Biasanya masyarakat pada sore hari cukup ramai berolahraga seperti jogging maupun jalan santai.

Wisata Batu Tompak Tige ini selain akses nya yang mudah untuk dijangkau dari pusat kota Tarempa, juga tidak dikenakan biaya sama sekali untuk kita bisa menikmati suasana di Batu Tompak Tige.

Batu Tompak Tige akan terlihat ramai pada malam hari.

Ada yang datang bersama teman, keluarga, dan bahkan ada juga yang datang bersama pasangan.

Saat malam hari, beberapa kursi yang tersedia di Batu Tompak Tige akan penuh terisi pengunjung.

Warga di pergola depan Batu Tompak Tige, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.
Warga di pergola depan Batu Tompak Tige, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. (tribunbatam.id/rahmatika)

Yang menjadi ikon dari Batu Tompak Tige ini adalah batu yang saling bertumpang tindih, dan tepat dipinggir pantai batu ini sudah ada sejak zaman dahulu.

Singkat cerita, para tetua dahulu menceritakan ke anak cucu secara turun temurun, bahwa saat siang hari memasuki adzan Zuhur tepatnya tengah hari, tidak diperbolehkan untuk bermain di sekitar Batu Tompak Tige.

Ini dikarenakan larangan orang tetua zaman dahulu.

Bagi yang melanggarnya bisa hilang dan tidak ditemukan dalam beberapa hari.

"Kalau kata orang zaman dulu seperti itu. Sudah mau tengah hari jangan datang kesitu.

Warga di depan Batu Tompak Tige di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.
Warga di depan Batu Tompak Tige di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. (tribunbatam.id/rahmatika)

Pernah ada kejadian disembunyikan penunggunya di dalam batu itu, nanti beberapa hari kemudian ditemukan sudah berlendir.

Kabarnya dia disembunyikan di dalam batu tersebut," tutur Kepala Disparbud Kepulauan Anambas, Masykur, Minggu (16/8/2020).

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved