WISATA BATAM

Berpotensi Tingkatkan Ekonomi Warga, Kampung Seni Batam Dipenuhi Lukisan Beragam Warna

Untuk wisatawan yang ingin mencoba suasana berwisata berbeda, bisa mengunjungi Kampung Seni Batam. Berikut ini sederet potret keindahan lukisannya.

Editor: Putri Larasati
Youtube Kardi Aza
Mengintip Kampung Seni di Batam, dongkrak kunjungan wisatawan. 

“Saat itu kami juga mengundang berbagai komunitas ikan cupang yang ada di Batam saat bazar berlangsung, biar acaranya makin ramai,” kata Asep.

Urusan menuangkan kreativitas di atas kanvas, Asep memang jagonya.

Dua anak melihat lukisan di Kampung Bugis di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Dua anak melihat lukisan di Kampung Bugis di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Istimewa)

Di rumahnya, ratusan lukisan hasil karyanya terpajang rapi.

Motifnya beragam, dari pemandangan sampai abstrak.

Beberapa di antaranya sudah dibeli oleh para pengunjung.

“Sekitar 1.000 lukisan telah saya hasilkan. Kalau yang abstrak ini cocok untuk di hotel-hotel.

Harganya bervariasi dan sangat terjangkau,” katanya.

Dari hasil karya lukisan dan event-event inilah potensi ekonomi warga mengalir.

Mengintip Kampung Seni di Batam, dongkrak kunjungan wisatawan.
Mengintip Kampung Seni di Batam, dongkrak kunjungan wisatawan. (Youtube Kardi Aza)

Selain itu, masyarakat setempat juga mekakukan usaha-usaha lain untuk meningkatkan kualitas ekonomi keluarga.

Mulai dari membuat beragam souvenir seperti gantungan kunci hingga aneka kuliner untuk oleh-oleh pengunjung yang datang.

Untuk harga lukisan dibanderol mulai dari puluhan ribu Rupiah, tergantung dengan tema lukisan yang dibuat serta suvernir yang dijual juga sangat beragam dan sangat ekonomis.

Asep mengaku masih akan terus berbenah untuk mengembangkan lagi Kampung Seni Batam.

Targetnya, selain menjadi tujuan para pelancong yang datang ke Batam, keberadaan Kampung Seni juga menjadi sumber pendapatan ekonomi warga sekitar.

“Banyak sebenarnya pengembangan yang mau saya lakukan untuk Kampung Seni ini, hanya saja terkendala biaya.

Kampung Seni ini juga masih baru, sehingga perlu waktu,” kata Asep.(TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved