WISATA BATAM

Berwisata Religi di Vihara Budhi Bhakti Lubuk Baja, Jadi Vihara Tertua di Batam

Vihara Budhi Bhakti menjadi salah satu destinasi wisata religi yang tertua di Batam. Intip pesona vihara yang juga sering disebut Tua Pek Kong ini.

Editor: Putri Larasati
Instagram/dianareynaldo
Ilustrasi mengunjungi Vihara Budhi Bhakti di Batam. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, BATAM Vihara Budhi Bhakti menjadi salah satu destinasi wisata religi yang tertua di Batam.

Selain dikenal dengan nama Vihara Budhi Bhakti, tempat ini juga sering disebut dengan nama Tua Pek Kong.

Pada Senin (19/10/2020) pagi, Vihara Budhi Bhakti tampak ramai dikunjungi umat yang ingin sembahyang.

Tak hanya warga Batam, ada beberapa warga dari luar Batam yang sering datang dan sembahyang ke vihara ini.

Satu di antaranya, Cece (34), pengunjung asal Tanjungbalai Karimun.

Ia sangat gembira bisa berkunjung ke vihara yang terletak di Jalan Pembangunan itu. 

Baca juga: Laka Laut, Pompong Terbalik di Perairan Sekupang Batam, Satu Orang Dikabarkan Hilang

Ia pun berharap di tahun Shio Tikus ini bisa membawa keberkahan dan keselamatan.

“Semoga di tahun 2020 ini kita semua dapat keberkahan dan keselamatan, terutama agar terhindar dari Covid-19 ini,“ katanya sumringah.

Sementara itu Sungadi (42), petugas keamanan vihara mengatakan, setiap bulannya vihara ini mengadakan dua kali doa bersama dan umat yang datang ke vihara juga sangat ramai.

"Jadwal doa bersama di sini setiap 15 hari mas," katanya kepada Tribunbatam.id.

Ia mengatakan, seumpama hari ini ada doa bersama, maka doa bersama akan dilakukan 15 hari ke depan, tanpa memandang hari apa.

Sekadar informasi, vihara tertua di Batam ini berdiri di atas bangunan di pusat Kota Batam tepatnya di daerah Lubuk Baja Nagoya.

Vihara ini dibangun sekitar tahun 1970-an.

Vihara Budhi Bhakti Batam dikelola oleh Yayasan Vihara Umat Buddha Kota Batam untuk kegiatan keagamaan Buddha.

Ada dua Pagoda di sisi luar bangunan utama yang diperbesar karena mengalami kerusakan.

Walaupun dalam vihara yang sama, Dewa yang disembah berbeda. Gedung utama merupakan tempat ibadah penganut ajaran Tao dan Buddha.

Dimana di altarnya terdapat Patung Dewa Toa Pek Kong, Dewa Kwan Kong dan Dewa Lupan sien Sen bagi penganut ajaran Tao.

Dari pantauan Tribunbatam.id, kegiatan keagamaan di Vihara Budhi Bhakti ini tidak pernah sepi dari pengunjung, baik mancanegara maupun lokal.

Masyarakat Konghucu dan Buddha di Batam maupun turis dari Singapura, Malaysia, Thailand, Korea dan Jepang sering datang bersembahyang serta meminta rezeki di tempat ini.

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved