WISATA BATAM

Anambas Gelar Lomba Foto Diri Berlatar Batu Tompak Tige, Berikut Persyaratannya!

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kepulauan Anambas adakan sebuah kegiatan terkait potensi wisata di wilayahnya. Apa itu? simak ulasan ini.

Editor: Putri Larasati
TribunBatam.id/Rahmatika
Pemandangan Batu Tompak Tige di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (16/8/2020). 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS -Kepulauan Anambas menjadi salah satu kabupaten di Kepulauan Riau yang menyumbang beragam destinasi wisata terbaik.

Terbaru, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kepulauan Anambas mengadakan sebuah kegiatan terkait potensi wisata di wilayahnya.

Mereka membuat lomba foto diri bertemakan pesona destinasi Batu Tompak Tige.

Lomba foto diri ini bisa diikuti oleh seluruh warga Kepulauan Anambas.

Bisa perseorangan maupun berkelompok.

Diadakannya lomba foto diri ini bukan tanpa tujuan.

 Pulihkan Tingkat Kunjungan di Tengah Pandemi, Mega Mall Batam Centre Kini Hadirkan MM Radio

Ini diselenggarakan dalam rangka mengangkat destinasi Batu Tompak Tige sebagai salah satu nominasi pada Anugerah Pesona Indonesia (API) awards 2021.

Batu Tompak Tige merupakan batu ikonik di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

"Lebih ke destinasi wisata Batu Tompak Tige, namun harus ada objek pada foto tersebut, tidak boleh kosong.

Fotonya boleh satu orang, boleh juga kalau mau berkelompok. Yang penting di kawasan Batu Tompak Tige itu ada objek orangnya, tidak boleh hanya foto pemandangan aja," ujar Kasi Promosi Wisata Dalam dan Luar Negeri, Ici Sukmanniar, S.STpar kepada TribunBatam.id, Minggu (4/10/2020).

Lomba foto diri ini sudah dibuka sejak 3 Oktober 2020, dan akan berakhir pada 28 November 2020.

Setiap foto yang di upload memiliki kategori yang telah ditentukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Anambas, melalui kategori tersebut ditentukan siapa pemenangnya, dan sistemnya tidak ada juara satu maupun juara dua dan tiga.

Kategori yang ditentukan terdapat enam kategori, yakni the best natural, the best editing, the best title, the best ethnic, the best photogenic, the best view.

"Setelah penutupan pendaftaran, dilanjutkan dengan penjurian sekitar dua minggu, dan 12 Desember 2020 diumumkan pemenangnya. Pemenangnya nanti dilihat berdasarkan kategori yang sudah diumumkan," sebutnya.

Sekilas Batu Tompak Tige

Kabupaten Kepulauan Anambas di Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri) dikenal memiliki beragam destinasi wisata menarik.

Terutama keindahan alam bawah laut Kepulauan Anambas.

Spot foto menarik bisa kamu temukan di Kecamatan Siantan.

Berlokasi di ujung jalan Selayang Pandang, Batu Tompak Tige menjadi ikon Kota Tarempa.

Batu Tompak Tige terdiri dari batu yang bersusun tiga menjulang ke atas.

 

BATU TOMPAK TIGE - Batu bersusun tiga ke atas atau yang biasa disebut warga setempat dengan Batu Tompak Tige. Lokasi batu unik ini tidak jauh dari pusat Kota Tarempa, tepatnya di Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan.
BATU TOMPAK TIGE - Batu bersusun tiga ke atas atau yang biasa disebut warga setempat dengan Batu Tompak Tige. Lokasi batu unik ini tidak jauh dari pusat Kota Tarempa, tepatnya di Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)

Anda tidak butuh waktu lama untuk bisa ke lokasi Batu Tompak Tige ini.

Dengan waktu tempuh 5 sampai 10 menit menggunakan sepeda motor, kamu bisa sampai di objek wisata di Anambas ini.

Biasanya masyarakat pada sore hari cukup ramai berolahraga seperti jogging maupun jalan santai.

Wisata Batu Tompak Tige ini selain akses nya yang mudah untuk dijangkau dari pusat kota Tarempa, juga tidak dikenakan biaya sama sekali untuk kita bisa menikmati suasana di Batu Tompak Tige.

Batu Tompak Tige akan terlihat ramai pada malam hari.

Ada yang datang bersama teman, keluarga, dan bahkan ada juga yang datang bersama pasangan.

Saat malam hari, beberapa kursi yang tersedia di Batu Tompak Tige akan penuh terisi pengunjung.

Yang menjadi ikon dari Batu Tompak Tige ini adalah batu yang saling bertumpang tindih, dan tepat dipinggir pantai batu ini sudah ada sejak zaman dahulu.

Singkat cerita, para tetua dahulu menceritakan ke anak cucu secara turun temurun, bahwa saat siang hari memasuki adzan Zuhur tepatnya tengah hari, tidak diperbolehkan untuk bermain di sekitar Batu Tompak Tige.

Ini dikarenakan larangan orang tetua zaman dahulu.

Bagi yang melanggarnya bisa hilang dan tidak ditemukan dalam beberapa hari.

"Kalau kata orang zaman dulu seperti itu. Sudah mau tengah hari jangan datang kesitu.

Pernah ada kejadian disembunyikan penunggunya di dalam batu itu, nanti beberapa hari kemudian ditemukan sudah berlendir.

Pemandangan Batu Tompak Tige di Kecamatan Siantn, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (16/8/2020).
Pemandangan Batu Tompak Tige di Kecamatan Siantn, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (16/8/2020). (TribunBatam.id/Rahmatika)

Kabarnya dia disembunyikan di dalam batu tersebut," tutur Kepala Disparbud Kepulauan Anambas, Masykur, Minggu (16/8/2020).

Di Batu Tompak Tige ini kita juga bisa menikmati seluruh pemandangan yang ada di kota Tarempa dari atas Batu Tompak Tige.

Sudah ada tangga yang tersedia dan bisa digunakan oleh pengunjung untuk dapat melihat keindahan kota Tarempa.

Untuk mencapai lokasi ini, untuk wisata Batu Tompak Tige sampai detik ini masih jadi andalan berlibur masyarakat Kecamatan Siantan setiap harinya, baik itu sore hari hingga malam selalu ada saja masyarakat yang mengunjungi Batu Tompak Tige.

Sepertinya masyarakat tidak pernah bosan-bosannya mengunjungi Batu Tompak Tige, meski hanya duduk-duduk sambil menikmati kendaraan yang lalu lalang atau memandangi indahnya laut lepas di depan wisata Batu Tompak Tige.(TribunBatam.id/Rahma Tika)

 Isdianto Suryani Dapat Dukungan Masyarakat Batak Muslim Kota Batam di Pilkada Kepri

 Fakta Unik Dam Duriangkang, Jadi Sumber Air Bersih Bagi 1,3 Juta Warga Batam

 Tujuh Kampung Tua di Batam Siap di Legalisasi, RKWB Pastikan Status Lahan Tak Tumpang Tindih

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved