WISATA BATAM

Punya Nuansa Vintage ala Tahun 90an, Begini Keseruan Thrifting ke Pasar Taras Batam

Di Batam, kamu tak akan sulit menemukan sederet destinasi wisata belanja terbaik. Salah satu yang biasa dilakukan oleh warga Batam adalah Thrifting.

Editor: Putri Larasati
Instagram/dbsecondbrand
Pasar Taras - Keseruan Thrifting ke Pasar Taras Batam, punya nuansa vintage ala tahun 90an - ILUSRASI. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAMTRAVEL.COM, BATAM - Apakah kamu hobi berbelanja?

Di Batam, kamu tak akan sulit menemukan sederet destinasi wisata belanja terbaik.

Salah satu yang biasa dilakukan oleh warga Batam adalah Thrifting.

Thrifting juga dikenal dengan sebutan thrift shopping.

Thrifting ialah kegiatan berbelanja dengan hemat, namun bisa mendapatkan barang terbaik.

Hal ini merujuk dari kata 'thrift' yang artinya penghematan.

Tawarkan 3D Art Museum, The Illusion Batam Miliki Sederet Spot Instagramable

Bahkan Thrifting bisa menjadi hobi.

Kegiatan Thrifting dilakukan dengan membeli barang bekas yang masih bagus dan layak pakai.

Namun jangan salah, barang bekas yang biasa diperjual belikan umumnya adalah barang branded yang harga barunya bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Thrifting erat kaitannya dengan trend fashion vintage dan retro yang tak lekang oleh zaman.

Hal ini lantaran barang-barang baru bernuansa vintage ala tahun 90an dari label-label streetwear dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.

Itulah sebabnya, penghobi Thrifting berasal dari berbagai kalangan tanpa batasan status ekonomi.

Bila di Jakarta ada pasar Senen dan pasar Baru, Batam juga punya beberapa pasar seken yang bisa memuaskan hobi Thrifting kamu, salah satunya adalah Pasar Taras.

Pasar ini terletak di komplek Taman Raya Square, Belian, Batam Kota.

Meski terbilang baru dibanding pasar seken lainnya, seperti pasar seken jodoh dan pasar seken Aviari, barang-barang yang dijual di pasar seken Taras cukup lengkap.

Mulai dari baju, sepatu, topi, jaket, blazer, dan masih banyak lagi, tersedia di pasar ini.

Barang-barang yang dijual berasal dari berbagai merk, mulai dari yang standar hingga high end.

Karena barang yang dijual adalah barang bekas, maka harganyapun jauh lebih murah dibanding harga store.

Misalnya, satu potong kemeja merk X yang harga barunya Rp 400 ribu, bisa dijual dengan harga Rp 35-50 ribu.

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved