WISATA BATAM

Pesona Kampung Seni di Batam, Sediakan Spot Foto Dipenuhi Lukisan Beraneka Warna

Di Batam, para wisatawan asing dan domestik tak hanya dimanjakan dengan pantai dan keindahan alam bawah laut. Ada Kampung Seni yang dipenuhi lukisan.

Editor: Putri Larasati
Youtube Kardi Aza
Mengintip Kampung Seni di Batam, dongkrak kunjungan wisatawan. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAMTRAVEL.com, BATAM - Di Batam, para wisatawan asing dan domestik tak hanya dimanjakan dengan pantai dan keindahan alam bawah laut.

Batam juga memiliki destinasi wisata yang kaya akan nilai seni.

Sesuai denang namanya, terdapat Kampung Seni di Batam.

Di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kampung Seni dipenuhi lukisan beraneka warna.

Kawasan pemukiman tersebut terletak di RW 37 Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam.

Terbagi menjadi dua Rukun Tetangga (RT), 02 dan 04.

Agar Wisatawan Nyaman Datang ke Pulau Putri Batam, Pemuda Nongsa Gelar Aksi Ini

Sementara Kampung Seni dan Rumah Kreatif berada di RT 02.

Kawasan permukiman unik di Kota Batam ini tak hanya berpotensi mendatangkan nilai ekonomi warga sekitar, namun juga bisa mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan.

Kampung Seni ini digagas oleh Asep Carno sejak setahun lalu.

Kawaan itu kini tampak semakin memukau dengan sentuhan seni.

Terdapat lukisan berbagai motif yang menghiasi rumah-rumah warga, jalan dan gang-gang di sekitar perumahan.

Corak dan warnanya pun sangat beraneka ragam.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dusbudpar) Kota Batam, Ardiwinata saat berkunjung ke Kampung Seni di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dusbudpar) Kota Batam, Ardiwinata saat berkunjung ke Kampung Seni di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Istimewa)

Seiring waktu, kesadaran warga untuk menjadikan Kampung Seni sebagai destinasi wisata baru ini rupanya semakin tumbuh.

Gotong royong untuk membersihkan lingkungan pun terus digalakkan.

Beberapa kegiatan digelar untuk mengenalkan Kampung Seni ini kepada masyarakat luas.

“Saya ingin Kampung Seni ini memberikan manfaat ekonomi bagi warga disini,” ujar Asep kepada TribunBatam.id (25/8/2020).

Salah satu kegiatan yang pernah diadakan adalah karnaval yang memajang ratusan lukisan kanvas di kawasan perumahan Bida Kharisma pada Januari 2020 lalu.

Pada bulan Agustus lalu, Asep juga menggagas pameran ikan cupang yang saat ini sedang marak di Batam.

Pada pameran tersebut, Ribuan ikan cupang akan dipamerkan dalam bazar ikan cupang untuk pertama kalinya ini di Kota Batam, Provinsi Kepri.

“Saat itu kami juga mengundang berbagai komunitas ikan cupang yang ada di Batam saat bazar berlangsung, biar acaranya makin ramai,” kata Asep.

Urusan menuangkan kreativitas di atas kanvas, Asep memang jagonya.

Dua anak melihat lukisan di Kampung Bugis di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Dua anak melihat lukisan di Kampung Bugis di Perumahan Bida Kharisma, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri. (TribunBatam.id/Istimewa)

Di rumahnya, ratusan lukisan hasil karyanya terpajang rapi. Motifnya beragam, dari pemandangan sampai abstrak.

Beberapa di antaranya sudah dibeli oleh para pengunjung.

“Sekitar 1.000 lukisan telah saya hasilkan.

Kalau yang abstrak ini cocok untuk di hotel-hotel.

Harganya bervariasi dan sangat terjangkau,” katanya.

Dari hasil karya lukisan dan event-event inilah potensi ekonomi warga mengalir.

Selain itu, masyarakat setempat juga mekakukan usaha-usaha lain untuk meningkatkan kualitas ekonomi keluarga.

Mulai dari membuat beragam souvenir seperti gantungan kunci hingga aneka kuliner untuk oleh-oleh pengunjung yang datang.

Untuk harga lukisan dibanderol mulai dari puluhan ribu Rupiah, tergantung dengan tema lukisan yang dibuat serta suvernir yang dijual juga sangat beragam dan sangat ekonomis.

Asep mengaku masih akan terus berbenah untuk mengembangkan lagi Kampung Seni Batam.

Targetnya, selain menjadi tujuan para pelancong yang datang ke Batam, keberadaan Kampung Seni juga menjadi sumber pendapatan ekonomi warga sekitar.

“Banyak sebenarnya pengembangan yang mau saya lakukan untuk Kampung Seni ini, hanya saja terkendala biaya.

Kampung Seni ini juga masih baru, sehingga perlu waktu,” kata Asep.

(TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Kemegahan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam, Mampu Tampung 25 Ribu Jemaah

Parkiran Kendaraan Penuh, Warga Batam Padati Tempat Wisata Pantai Reviola Saat Hari Libur

Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Jembatan Barelang, Jalan Trans Barelang Dibuat Dua Jalur

 

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved