WISATA BATAM

Usung Gaya Country, Coba Nikmatnya Ngopi di Anchor Cafe and Roastery Batam

Anchor Cafe and Roastery merupakan salah satu tempat nongkrong Generasi Milenial yang populer di Batam. Suguhkan gaya country, kafe ini tampak nyaman.

Editor: Putri Larasati
Instagram/pinkprin
Anchor Cafe & Roastery. 

TRIBUNBATAMTRAVEL.id - Tempat nongkrong Generasi Milenial di Batam, sudah semakin beragam.

Anchor Cafe and Roastery, kerap disebut sebagai tempat nongkrong dengan nuansa santai dan cozy.

Tak heran, banyak yang betah berlama-lama di Anchor Cafe and Roastery.

Keberadaannya sudah cukup lama berada di Batam, dengan mengusung gaya country dan memunculkan suasana Amerika di dalamnya.

"Bangunannya bergaya rumah Amerika, karena kebetulan ownernya berasal dari Amerika.

Suasana nyaman seperti saat berada di rumah," kata Austin, manager Anchor Cafe and Roastery.

Panduan Wisata ke Pantai Melayu Batu Besar, Pilihan Kuliner dan Harga Tiket Masuk

Dari depan kafe terlihat seperti teras yang teduh yang terdapat meja kayu dengan kursi-kursi yang juga terbuat dari kayu.

Dinding yang dipenuhi dengan kaca-kaca, membuat kafe ini bisa terlihat suasana di dalamnya.

Untuk masuk ke dalam kafe, kamu bisa melewati dua pintu yang disediakan.

Pintu yang kanan, akan terlihat langsung sebuah meja panjang yang dipenuhi dengan kue dan roti yang ada, sementara yang di sebelahnya langsung ke meja dan kursi untuk tempat dudukmu.

Dari sebelah kanan, ada meja dari kayu dengan tiga kursi yang terbuat dari kursi juga.

Dan di sebelahnya juga ada meja kayu dengan kursi kayu juga.

Tidak jauh dari dari deretan meja dan kursi tersebut, ada sebuah mesin dalam ruangan berkaca.

"Itu adalah mesin roasting kopi. Jadi kopi kami roasting sendiri. Sehingga kopi lebih fresh," katanya.

Meja panjang yang penuh dengan kue ini, juga dipenuhi dengan alat untuk membuat kopi dengan manual brewing.

Selain itu juga mesin espresso, dan ada toples kaca berukuran besar di ujungnya yang berisi biji-biji kopi.

Tepat berada di depan meja tempat membuat minuman, ada sebuah set sofa berwarna coklat dan sebuah kursi dari rotan layaknya sofa-sofa dalam sebuah rumah.

Di bagian pojok juga ada sofa, dan kursi rotan dengan hiasan sebuah rak buku serta lukisan dinding yang menyejukan mata.

Dan di sebelah set meja kayu dengan empat kursi kayu.

Sama halnya dengan ruangan di sebelahnya, Anchor Cafe and Roastery memberikan efek nyaman dari interior yang digunakan.

Baik itu kursi sofa, kursi dari rotan, dan meja kayu dan kursinya.

Untuk pembuatan minuman ataupun masakan bisa dilihat oleh siapapun yang berada di dalamnya, karena ada kaca kecil yang bisa kamu lihat segala aktivitas yang ada di dapur.

Suasana vintage juga bisa kamu dapatkan dari dinding berbatu yang bercat putih, lukisan pemandangan membuat mata merasa segar saat memandangnya.

Ditambah lampu gantung di dalamnya dan juga lantai yang sengaja tidak berkeramik.

Kolaborasi Dua Budaya Berbeda

Anchor Cafe and Roastery yang kental dengan budaya Amerika bisa kamu dapatkan dari suasana kafe dan juga makanannya.

Tetapi untuk kopi, Anchor menggunakan kopi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Suasana memang dibuat lebih sederhana agar para tamu bisa lebih mengenal kopi.

Makanya kami letakkan mesin roasting di depan. Jadi setiap ke sini serasa berada di rumah, tetapi untuk di dalam tidak boleh merokok," ungkapnya.

Bagi Anda yang ingin merasakan makanan ala Amerika, bisa datang ke Anchor.

Dan untuk menu favorit di sini adalah All American patty melt, makanan dalam bentuk burger yang lebih ke arah Amerika.

"Kami ada 12 jenis biji kopi, enam jenis jenisnya dari Indonesia dan enam jenisnya dari luar negri.

Untuk kue dan kopi selalu fresh.

Biji kopi kami roasting seminggu sekali," ungkapnya.

Anchor cafe and roastery juga mempunyai private room yang bisa kamu gunakan sebagai tempat untuk meeting, birthday, arisan, atau acara lainnya.

Private room yang bisa muat hingga 25 orang ini.

Dengan settingan meja kayu panjang, ada sebuah layar LCD.

Dan di sisi lain juga kursi sofa-sofa, ada dinding berwarna biru dan putih juga.

"Kalau mau reservasi di bawah juga bisa. Karena Sabtu Minggu ramai, kadang-kadang suka waiting list," ungkapnya.

Tentu beralasan untuk memberi nama anchor.

Anchor yang dalam arti bahasa Indonesia adaah jangkar, jangkar kapal untuk menahan kapal saat tengah bersandar di pelabuhan atau saat singgah.

Menjadi penggambaran dari maksud berdirinya Anchor dari ownernya.

"Ownernya sudah lama tinggal di Batam. Dan juga keliling Indonesia, tetapi ia lebuh suka tinggal di Batam.

Jadi makanya ini dinamakan anchor karena Batam sudah seperti tempat yang tetap baginya," kata Austin yang berasal dari Texas ini.

Selain kopi, dan teh yang fresh.

Cokelat yang digunakan di Anchor adalah cokelat terbaik yang datang dari Amerika.

Anchor cafe and roastery yang ada di Dermaga Culinary Paradise blok RF #11, Sukajadi. (*)

 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved